Header Ads


Sungguh Biadab Ayah Kandung Perkosa Putri Sendiri Yang Masih 12 Tahun Berkali-Kali Hingga Tewas




Ayah berperan sebagai kepala rumah tangga yang melindungi istri dan anak mereka dari tindakan apapun. Namun sosok ayah dijaman sekarang sungguh tak mencerminkan sebagai orang melindungi melainkan berlawanan dari hal tersebut.

AGEN POKER - Seperti perbuatan bejat ayah kandung yang satu ini sungguh sangat biadab dimana dia tega memperkosa putri kandung nya sendiri yang masih belia sejak November 2016 silam hingga meninggal akibat stres.

Perbuatan tak manusiawi itu dilakukan oleh Martinus Misa, Warga Desa Banae, Kabupaten Timor Tengah, NTT. Korban nya sendiri adalah tak lain putri kandung nya sendiri yang masih berusia 12 tahun bernama Yuliana Funan (12).

AGEN POKERMenurut pengakuan dari kakak korban, Linda Trnaisan mengungkapkan kasus pemerkosaan itu dialami korban sejak November tahun lalu dikebun milik ayah nya. Sebelum meninggal korban juga sempat mengaku ke kakak nya jika dia diperkosa oleh ayah kandung nya sendiri dipondok kebun mereka.

NUSANTARAPOKER.COM AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA INDONESIA DENGAN UANG ASLI





Sebelum diperkosa kaki dan tangan korban diikat, korban yang trauma setelah diperkosa berkali-kali oleh pelaku akhir nya jatuh sakit dan meninggal dunia karena stres. Dan bejat nya lagi selain Yulianan saudara korban Yoneta Balo juga hampir menjadi korban kebejatan ayah kandung nya sendiri.

AGEN POKERNamun perbuatan pelaku gagal karena Yoneka sempat berontak dan berhasil melarikan diri, pelaku juga mengancam akan membunuh korban jika melaporkan perbuatan nya keorang lain. Anak-anak pelaku pernah meminta uang jajan kepada ayah nya namun pelaku bukan nya memberi malah melepaskan celana nya dan memperlihatkan alat vital nya kepada anak nya sendiri.

Tak hanya itu pelaku juga kerap berperilaku kasar kepada anak-anak mereka bahkan dia juga melarang anak-anak nya untuk bermain diluar rumah. Pelaku pun akhir nya dilaporkan ke polisi dan kini petugas kepolisian tengah memburu pelaku yang berhasil melarikan diri.



2 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.